Hari-harinya dibelakang kemudi setir bus namun kini kang asep harus dibelakang wajan dan kompor.
Biasanya akrab dengan bau solar namun kini Kang Asep makin akrab dengan minyak goreng.
Sebelum wabah, Kang Asep membawa penumpang dari Luragung, Kuningan, Jawa Barat menuju Bogor dan sebaliknya.
Kini kang Asep mudah ditemui di seputar alun-alun Luragung dengan berjualan gorengan tanpa rasa gengsi atau malu.
Nah semoga keadaan ini segera berlalu dan kita semua dapat kembali berkerja dan menghidupi keluarga.
Dan semoga pemerintah dan pihak-pihak terkait dapat segera memberikan solusi bagi perusahaan otobus untuk dapat melanjutkan kehidupan.
Karena jika hal ini terus didiamkan, maka akan makin banyak karyawan perusahaan yang harus banting setir, karena perusahaan mulai melakukan pengurangan karyawan.
Baca : Trik Menggunakan Marketplace Astra Beli Mobil Untuk Rental & Travel
Melihat dari beberapa cerita diatas tadi dapat disimpulkan bahwa, kehidupan dapat berubah seketika, namun bagi siapa saja yang membuang rasa malu dan gengsi, serta terus berusaha juga akan tetap hidup.
Semoga bagi Anda pembaca sekalian tetap sehat dan mari saling mendukung dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini.
Ikuti kami di group Facebook untuk berbagi cerita seputar bus Indonesia.
Baca artikel menarik lainnya:
Inilah daftar nomor agen bus 27 Trans khusus penjualan tiket bus AKAP semua lokasi terdekat…
Panduan download dan menggunakan DAMRI Apps apk beli tiket online, cek jadwal dan harga tiket…
Ayonaikbis.com - Inilah daftar agen bus Sumber Alam lengkap terdekat dengan alamat dan nomor telpon,…
This website uses cookies.
Read More
View Comments
Kalau Beli mobil lebih milih mobil baru atau mobil bekas?